Hendak Pulang Kampung Kaliman meninggal dalam Bus

Hendak Pulang Kampung Kaliman meninggal dalam Bus

LAMTENG (yakusanews.com), Seorang penumpang Bus Rhema Abadi jurusan Salatiga-Riau mendadak heboh, dikarenakan salah satu penumpang meninggal dunia di perjalanan. Saat ini jenazah sudah berada di Ruang Jenazah Rumah Sakit Demang Sepulau Raya.

Penumpang yang meninggal diketahui bernama Kaliman (57), warga Desa Lombok Timur, Kecamatan lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat.

Kejadian pertama kali di ketahui saat bus dengan nomor polisi AA 1511 DA itu hendak transit istirahat di Rumah Makan Gadang Jaya 3, Bandar Jaya, Kamis (26/9/2019) sekitar pukul 18.00 WIB, Sunar (40) kondektur bus menerangkan, korban berangkat dari Salatiga dan hendak turun di Lampung Barat, Karena bus melalui jalur Lintas Pantai Timur Sumatera, sehingga (Kaliman) transit di Bandar Jaya.

“Saat itu, semua penumpang ikut turun dari mobil untuk beristirahat. Ia (Kaliman) dalam kondisi tertidur, sehingga saya bangunkan,” terang Sunar di Mapolsek Terbanggi Besar.

Saat dibangunkan lanjut Sunar, korban tak tak merespon dan tetap tertidur, “Saya pegang tangannya, kok dingin. Lalu saya memanggil penumpang yang lain juga untuk ikut melihat kondisi penumpang itu, takut ada apa-apa,” terangnya.

Setelah beberapa lama, korban akhirnya tak merespon penumpang yang lain mulai khawatir. Mengetahui keadaan tersebut, awak bus lalu melapor ke Mapolsek Terbanggi Besar.

Sementara Karmo, penumpang jurusan Palembang yang duduk di samping Kaliman pun awalnya tak mengira jika lelaki paruh baya itu ternyata sudah meninggal dunia.

Sejak dari Jawa kata Karmo, korban memang sering batuk-batuk dan tidak banyak bicara kepada dirinya. Korban hanya mengatakan hendak menuju Lampung Barat.

“Tidak banyak ngobrol, Dia cuma bilang kalau mau pulang ke Lampung Barat. Dari awal naik kondisinya sudah sering batuk-batuk, ” kata Karmo.

Namun, diduga kuat korban meninggal dunia setelah bus melaju dari Lampung Selatan. Hal itu menurut sejumlah penumpang dan awak bus, Kaliman sempat turun dari bus ketika singgah di Rumah Makan Taniran, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan.

“Korban turun, tapi saya tidak tahu korban makan atau hanya ke toilet. Hanya memang sempat turun ketika di Lampung Selatan,” jelas Karmo yang dibenarkan awak bus dan sejumlah penumpang lainnya.

Kepala Polsek Terbanggi Besar Ajun Komisaris Riki Ganjar Gumilar, Jumat (27/9) mengatakan, jenazah saat ini masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya.

Pihaknya mendapat laporan awak bus dan langsung melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara dengan membawa petugas medis. Begitu dicek, korban sudah dalam kondisi tak sadarkan diri.

“Sudah tidak merespon lagi ketika kita kami dan tim medis datang memeriksa. Kondisi penumpang itu masih duduk di kursinya di nomor 32,” terang AKP Riki Ganjar Gumilar,

Kemudian, dengan menggunakan ambulan, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Demang Sepulau Raya, sambil menunggu pihak keluarga yang menjemputnya

Saat dilakukan pemeriksaan, jajaran Polsek Terbanggi Besar menemukan obat puyer sakit kepala di saku jaket yang korban kenakan. Selain itu, ditemukan juga KTP dan Handphone.

Korban lanjut Riki, mengenakan kaus polos warna abu-abu dan dilapisi jaket berwarna hitam, serta celana training warna biru.

Keterangan kerabat korban saat ditelpon oleh pihak Polsek Terbanggi Besar, Kaliman diketahui memiliki riwayat sakit sesak nafas sejak lama.

Keluarga tersebut menyatakan, memang hendak pulang ke Lampung Barat, setelah berkunjung dari keluarganya di Jawa Tengah.

Rencananya, keluarga Kaliman hari ini akan melihat dan membawa jenazah ke Lampung Barat untuk dikebumikan. (Andika suhendra)

Share

Tinggalkan Balasan

id_IDBahasa Indonesia