SUKADANA – yakusanews.com, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lamtim memberikan teguran dan peringatan keras terhadap oknum guru SMPN 1 Pekalongan berinisial YY, yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap sejumlah siswanya. Videonya pun sempat viral di media sosial.
Teguran keras tersebut diberikan saat oknum guru YY dipanggil dan dimintai keterangan kembali oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamtim, Selasa, 1 Oktober 2019.
Selain teguran keras dimaksud, oknum guru YY juga diminta membuat surat pernyataan di atas meteri untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, pada Dinas Dikbud Lamtim, Gunadi, menjelaskan oknum guru YY yang dipanggil oleh Dinas Dikbud Lamtim datang memenuhi panggilan sekitar pukul 09.15 WIB didampingi oleh Kepala SMPN 1 Pekalongan dan seorang guru bimbingan konseling.
Saat dimintai keterangan lebih dalam, lanjut Gunadi, oknum guru YY pada intinya mengakui kesalahan dan perbuatannya seperti yang ada di video yang terlanjur viral tersebut.
Namun dia menyangkal telah menendang kepala sejumlah siswa dimaksud. Sebab yang dilakukannya hanya menempelkan kakinya ke dahi dan pipi para sisa tersebut. Sebelum melakukan hal tersebut YY juga mengaku terlebih dahulu menghukum sejumlah siswa itu dengan hukuman push up di depan kelas.
Hal itu dilakukannya karena kesal dan bertujuan untuk shock terapy, sebab sejumlah siswa tersebut bukannya masuk kelas tetapi justru berada di kantin sekolah pada saat jam pelajaran PKN yang diajarkannya berlangsung.
Gunadi memaparkan oknum guru YY sudah ada perdamaian dengan seluruh orangtua siswa yang menjadi korban dugaan tindakan kekerasan yang dilakukannya…(Said)
