Yakusanews.com
METRO — Menanggapi adanya pesan berantai yang menyebutkan bahwa kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah akan nonaktif jika tidak digunakan dalam satu tahun. BPJS cabang Metro menegaskan bahwa pesan tersebut tidak benar.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPJS cabang Metro Dr. Wahyudi, saat dikonfirmasi oleh yakusanews.com, jumat (11/02/2022).
Dirinya mengatakan bahwa status kepesertaan BPJS Kesehatan PBI atau KIS yang dibiayai oleh pemerintah akan tetap aktif meskipun tak digunakan sama sekali.
“Jadi, sekali lagi saya tegaskan bahwa pesan berantai tersebut tidak benar atau hoax,” katanya.
Dia juga menjelaskan peserta BPJS Kesehatan, dapat melakukan cek status kepesertaan. Dengan menggunakan aplikasi JKN atau bisa bertanya melalui sosial media resmi BPJS Kesehatan.
“Saya berharap masyarakat agar turut aktif. Dalam menanyakan informasi mengenai BPJS Kesehatan, melalui sosial media resmi ataupun call center 165,” ucapnya.
Wahyudi juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah termakan hoax yang beredar di media sosial. Untuk itu masyarakat dapat memantau informasi resmi dari BPJS Kesehatan melalui sosial media BPJS Kesehatan yang sudah terverifikasi.
Untuk diketahui, sebelumnya terdapat pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang berisi bahwa pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) BPJS akan otomatis dinonaktifkan jika tidak digunakan selama setahun.
Pesan tersebut pun menjelaskan bahwa untuk mengaktifkan kembali KIS BPJS akan berbelit-belit sehingga menghimbau setidaknya melakukan cek kesehatan setiap tahun jika tidak dalam kondisi sakit.
Liputan : Taufan
