Yakusanews.com
Lampung Barat — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat melakukan audit kasus stunting di pekon tugu ratu, Kecamatan Suoh, rabu, (20/09/2023).
Turut hadir dalam acara tersebut yakni, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (DP2KBP3A), ketua TP PKK Lambar, Direktur RS Alimudin Umar, Dinas Kesehatan, bidan desa serta peserta yang menjadi sasaran kegiatan yakni calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca melahirkan serta batita dan balita penderita stunting.
Kepala DP2KB3A Danang Harisuseno mengatakan, kegiatan audit kasus stunting ini merupakan upaya identifikasi untuk mencari tahu penyebab kasus dan upaya-upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar kasus kasus stunting dapat diantisipasi.
“Kegiatan audit ini menjadi upaya Pemkab Lambar untuk Percepatan Penanganan Stunting Kabupaten Lambar khususnya di Kecamatan Suoh, dengan adanya audit kasus stunting ini kita bisa mencegah adanya kasus baru, kemudian tim bisa memberikan solusi penanganan serta memberikan rekomendasi tindakan atau penanganan yang tepat,” jelasnya.
Diterangkannya stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah usia dua tahun yang disebabkan kekurangan gizi pada waktu yang lama (kronis).
Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, tetapi kondisi stunting baru tampak setelah bayi berusia 2 tahun.
“Ada beberapa faktor penyebab kasus stunting ini adalah pernikahan usia dini. Usia ayah dan ibu yang masih terlampau muda sehingga belum memiliki cukup ilmu serta kestabilan finansial untuk membesarkan anak. Selain itu pengetahuan mereka mengenai asupan gizi bayi belum luas sehingga risiko stunting jauh lebih besar,” imbuhnya.
Melalui audit tersebut pihaknya berharap semua lapisan unsur lintas sektoral dan lembaga terkait di Kecamatan Suoh, dapat bahu-membahu dalam upaya pengentasan kasus stunting.
“Kegiatan ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, namun dilakukan secara bersama-sama terutama masyarakat,” pungkasnya
Liputan : Delpan
