yakusanews.com
METRO — Warga Kota Metro diminta waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso. Modus ini menyasar orang-orang terdekat, termasuk warga dan aparat, dengan cara berpura-pura sebagai Wali Kota dan meminta nomor rekening.
Dalam laporan yang beredar, pelaku menggunakan nomor 087850288283 dan mengirim pesan menanyakan: “Assalamualaikum.. No HP. 087850288283. Dik, ini no hp Pak Wali bukan?”
Pelaku mengaku sebagai Wali Kota Metro dan kemudian meminta nomor rekening korban dengan dalih telah melakukan transfer dana. Namun, setelah dikonfirmasi, saldo rekening korban tidak mengalami penambahan. Justru pelaku kembali menghubungi dengan mengaku sebagai teman Wali Kota, lalu meminta korban melakukan transfer dana untuk kebutuhan yayasan.
Salah satu korban menyampaikan:“Dia ngakunya Pak Wali Kota. Dia minta nomor rekening saya. Modusnya transfer uang, tapi tidak bertambah saldo saya. Malah ia meminta saya untuk mentransfer uang untuk donatur yayasan.”
Modus serupa juga dialami oleh anggota Koramil Metro Selatan atas nama Sertu Wahyudi. Ia dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai Wali Kota Metro, dengan dalih ingin memberi bantuan pembangunan musala dan meminta nomor rekening. Setelah dikirimkan bukti transfer, saldo tetap tidak bertambah.
Laporan tersebut disampaikan secara resmi melalui pesan sebagai berikut: “Assalamualaikum. Wr. Wb. Selamat sore. Mohon izin melaporkan bahwasanya ada nomor yang menghubungi anggota Koramil Metro Selatan atas nama Sertu Wahyudi, yang mengaku-ngaku sebagai Bapak Wali Kota Metro, dengan dalih memberi bantuan pembangunan musala. Dan meminta nomor rekening yang bersangkutan.
Ketika sudah dikirim bukti transaksi, namun saldo yang bersangkutan tidak bertambah. Mohon untuk rekan-rekan bisa berhati-hati, dan bisa memberi tahu rekan-rekan lainnya. Demikian kami laporkan untuk selanjutnya mohon diindahkan.”
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa informasi dan tindakan yang mengatasnamakan dirinya itu tidak benar.
“Itu bukan saya, dan kemungkinan besar adalah modus penipuan,” kata Bambang saat dikonfirmasi.
Pihak Pemkot Metro mengimbau kepada seluruh warga dan jajaran untuk tidak mudah percaya terhadap pesan atau panggilan yang mengatasnamakan Wali Kota Metro, terutama jika sudah menyangkut urusan rekening pribadi dan permintaan transfer dana. (*)
