Yakusanews.com
METRO — Komisi II DPRD Kota Metro melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Metro terkait belum terisinya jabatan wakil direktur II serta kinerja pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
Ketua komisi II Fahmi Anwar mengatakan bahwa maksud dari kunjungannya tersebut ingin mengetahui permasalahan yang terjadi, dimana hingga kini jabatan wadir II yang kosong belum juga terisi.
“Kita ingin mengetahui secara langsung permasalahan yang terjadi, apakah kurangnya SDM atau adanya permasalahan lainnya. Sehingga jabatan wadir II tersebut belum juga terisi,” katanya, jumat (01/09/2023)
Selain masalah kekosongan jabatan tersebut, Fahmi juga mempertanyakan terkait defisitnya anggaran RSUD dan langkah apa yang telah disiapkan manajemen dalam mengatasi permasalahan ini.
“Saya berharap permasalahan ini bisa segera diatasi, karena jika berlarut-larut bisa mengganggu kinerja pelayanan kesehatan kepada masyarakat nantinya,” ungkapnya.
Legislator muda partai demokrat ini juga meminta pihak manajemen untuk memperhatikan lagi ruangan IGD agar ditata ulang. Sehingga kenyamanan pasien yang di rawat di IGD benar-benar terjaga.
“Saya meminta agar ruangan IGD digunakan untuk menangani pasien saja, sedangkan untuk pelayanan pendaftaran maupun pelayanan lainnya bisa dilakukan diluar IGD,” pungkasnya.
Sementara itu srikandi partai Golkar Maryati berharap agar manajemen bisa melakukan kaji banding dengan RSUD daerah lainnya yang memiliki kondisi sama seperti kita, sehingga manajemen bisa mengevaluasi kekurangan yang dialami oleh kita.
“Saya berharap pihak manajeman bisa melakukan kaji banding dengan RSUD yang sama. Jangan kaji banding dengan RSUD yang levelnya lebih dari kita atau dibawah kita,” tuturnya.
Sementara itu direktur RSUD Ahmad Yani, dr. Fitri Agustina M.K.M. menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan yang dilakukan oleh komisi II DPRD Metro. Selain itu terkait yang disampaikan komisi II, akan dijadikan bahan masukan dan juga evaluasi oleh pihaknya.
“Semoga RSUD Ahmad Yani bisa menjadi lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, “ujarnya.
Fitri juga menambahkan terkait defisit anggaran, pihaknya telah melakukan upaya berupa efisiensi semua kegiatan baik pembangunan ataupun lainnya.
“Untuk sementara ini pihaknya hanya melakukan kegiatan belanja rutin saja, seperti belanja obat-obatan dan lainnya,” tutupnya.
Diketahui anggota DPRD dari komisi II yang melakukan kunjungan ke RSUD tersebut diantaranya Fahmi Anwar ketua komisi II, Iin Dwi Astuti Sekertaris komisi II, dan anggota Maryati, Ratni Makarau, Ansori, Yulianto. (ADV)
