yakusanews.com
METRO — Ketua Komisi 1 DPRD Kota Metro Amrulloh SH, MH angkat bicara terkait beberapa pernyataan wakil-wakil ketua DPRD kota metro tentang pembinaan kepegawaian, evaluasi birokrasi dan percepatan pembangunan yang harus segera dilaksanakan.
Amrulloh mengatakan terkait evaluasi birokrasi hendaknya kawan- kawan terkhusus lagi pimpinan DPRD, yang notebene wajah dari pemerintah daerah kota metro dan sebagai unsur pemerintahan di daerah dapat memberikan tuntunan dan edukasi politik bagi warga masyarakatnya berbasiskan pemahaman data maupun fakta.
“Dimana pemahaman akan proses tahapan administrasi formil dalam melakukan evaluasi top down total menyeluruh pada struktur birokrasi, berbicara tentang struktur pemerintahan maka langkah aksleratif yang telah diambil pemerintah kota metro sudah tepat dan cepat, dimana pemerintah kota telah melaksanakan Uji Kompetensi (Ukom) bagi pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan Pemkot Metro dan sudah selesai dilakukan tanggal 4 Juni 2025 kemarin,”katanya, selasa (10/6/2025)
Pria yang menjabat sebagai ketua pimpinan majelis daerah korps alumni himpunan mahasiswa islam (PMD KAHMI) menyampaikan bahwa coba kita pahami proses administrasi secara formil terkait evaluasi total yang idealnya dilakukan secara top down dari struktur atas kebawah, jika kita komparasikan dengan periode pemerintahan sebelumnya yang baru melaksanakan uji kompetensi (ukom) pada medio bulan September.
“Sedangkan pelantikan kepala daerah sama-sama dilakukan pada bulan Februari, jika berbasiskan data dan fakta tersebut maka proses legal formil untuk penataan struktur birokrasi yang dilakukan pemerintahan periode ini lebih cepat,” ungkapnya.
Legislator muda partai Demokrat ini juga menjelaskan, jika kita bandingkan juga dengan proses pelantikan baik eselon 2 maupun 3 dan 4 pada periode pemerintahan sebelumnya yang dilakukan pada bulan oktober dan november tahun 2021 atau 9 bulan setelah kepala daerah dilantik.
“Maka hampir dapat kita pastikan bersama dengan mengacu tahapan administrasi ukom yang telah selesai dan diikuti proses lanjutan, maka lebih cepat dari pemerintahan sebelumnya,” ucapnya.
Dia juga menambahkan hal ini juga berkaitan dengan pembinaan dari kepala daerah yang berjenjang sesuai dengan struktur birokrasi dimana hal ini kita ketahui bersama dan tidak patut jika kita menggenalisir “kelalaian” beberapa orang ASN dipublikasikan seolah-olah adalah mentalitas secara umum ASN se kota metro, yang dimintakan di evaluasi secara total pada kepala daerah.
“Dalam situasi kondisi cerita beberapa waktu terakhir, alangkah baik serta bijaknya jika kita bersama-sama terlebih dahulu mengevaluasi diri, baik kepartaian, kelembagaan, fraksi maupun alat kelengkapan DPRD secara fungsi, ya apa iya kita harus masuk barak militer dulu baru berubah,” ucapnya penuh satire.
Pria berasal dari dapil metro timur ini, menerangkan selain itu pemerintah kota hari ini harus menyelesaikan PR dari pemerintahan sebelumnya, tahun ini pemerintah kota telah melaksanakan Inpres 01 tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, sehingga pemerintah kota melakukan prioritas penataan anggaran sesuai dengan Instruksi presiden tersebut.
“Sehingga pemerintah Kota Metro harus menyelaraskan antara instruksi presiden selaras dengan prioritas daerah sinergis dengan kebutuhan real yang memang betul-betul dirasakan dan diinginkan masyarakat terutama jalan mulus dan terang, ” ungkapnya.
Amrulloh menjelaskan untuk proses pembangunan sudah dimulai sejak bulan Mei, dan tinggal menunggu tahapan selanjutnya. Bahkan dari proses efisiensi anggaran yang tidak menjadi prioritas seperti kegiatan seremonial anggarannya dialokasikan ke pembangunan yang manfaatnya nyata bagi masyarakat.
“Mari kita sama-sama kaji dengan data, baik dalam proses akselerasi dengan awal periode kepala daerah sebelumnya maupun jumlah alokasi anggaran dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkasnya.
liputan : Taufan
