Jemaah Haji Lambar Selesaikan Rangkaian Ibadah Haji Di Mina

Jemaah Haji Lambar Selesaikan Rangkaian Ibadah Haji Di Mina

yakusanews.com — Jemaah Haji Lampung Barat, Provinsi Lampung tahun 2025, menyelesaikan rangkaian ibadah wajib haji di Mina, Arab Saudi lebih cepat. Para jemaah haji Lampung Barat hanya bermalam dua malam dan melempar tiga jumrah di dua hari tasyrik, 11 dan 12 Dzulhijjah 2446 Hijriah.

Para jemaah haji Lampung Barat kemudian meninggalkan Mina dan kembali ke Hotel di Mekkah atau nafar awal, selanjutnya menjalankan tiga rukun haji lainnya di Masjidil Haram, Mekkah Al-Mukarramah, yakni tawaf ifadah, sai, dan tahallul kedua.

Menurut Petugas Haji Daerah (PHD) Lampung Barat, Imam Syafii dari Mina, Minggu, 8 Juni 2025, sebagian besar jemaah haji Lampung Barat 2025 nafar awal, rombongan lebih awal meninggalkan Mina.

Hanya 26 calon haji (calhaj) asal Lampung Barat yang menyempurnakan rangkaian ibadah di Mina atau nafar tsani. Nafar tsani sendiri adalah menyempurnakan rangkaian ibadah wajib haji, bermalam di Mina dan melempar tiga jumrah hingga hari tasyrik ketiga, yakni hingga 13 Dzulhijjah 1446 H, Senin 9 Juni 2025.

”Alhamdulillah semua jamaah haji Lambar (Lampung Barat, Red) telah menyelesaikan lontar jumrohnya (nafar awal). Hanya 26 jamaah yang rencana nafar tsani,” ujar PHD Imam Syafii.

Para jemaah haji Lampung Barat yang masuk dalam rombongan lebih awal meninggalkan Mina itu hari ini kembali ke Hotel di Mekkah neik bus. ”Direncanakan hari ini akan dikembalikan ke hotel Mekkah denga bus,” kata dia

Setibanya di hotel di Mekkah nanti, para jemaah haji beristirahat, kemudian melanjutkan menjalankan tiga rukun haji di Masjidil Haram, yakni tawaf ifadah, Sai dan halalul kedua yang dijadwal pada Selasa, 14 Dzulhijjah 1446 H, 10 Juni 2025. “Setelah cukup beristirahat di Hotel Insyaa Allah Selasa akan thowaf ifadah, sai dan tahalul kedua,” katanya.

Seperti diketahui, rukun haji adalah rangkaian amalan atau ibadah yang tidak boleh tinggal saat menjalankan ibadah haji. Rukun haji adalah enam. Jika salah satu rukun haji itu tinggal atau tidak dilaksanakan, maka yang bersangkutan dianggap tidak berhaji atau hajinya tidak sah Enam rukun haji sendiri, yakni ihram (Niat melaksanakan haji), wukuf di Arafah, tawaf ifadah, sa’i, tahallul (cukur rambut), dan tertib.(*)

Share

Tinggalkan Balasan

id_IDBahasa Indonesia