Anggota Banggar Tanggapi Terkait Pinjaman Bank

Anggota Banggar Tanggapi Terkait Pinjaman Bank

‎yakusanews.com

‎METRO — Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Metro, Efril Hadi menanggapi terkait Pinjaman Bank Lampung Rp 20 Milliar oleh Eksekutif telah mendapatkan persetujuan tertulis dari DPRD Kota Metro.

‎Hal itu merespon, pernyataan Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kota Metro, M. Supriadi, SH, MM. Ia telah mengatakan bahwa telah mengantongi surat kesepakatan pinjaman dari DPRD.

‎Menurut Efril, terkait dengan pernyataan dari beliau Kepala BKAD yang menyatakan dalam statementnya bahwa DPRD telah menyepakati secara tertulis dan itu ada tanda tangannya.

‎“Ya, saya di bagian Badan Anggaran (Banggar) DPRD Metro membantah hal itu dan itu tidak benar. Jadi, ya terkait dengan Pinjaman Bank Lampung RP 20 Milliar itu Badan Anggaran (Banggar) tidak pernah membuat kesepakatan tertulis apalagi di tanda tangni secara resmi,” tegas Efril kepada media Lampungcentral.id, pada Kamis 02 April 2026.

‎‎Efril menilai, pernyataan yang disampaikan Kepala BKAD Metro tentunya hal ini membuat publik ambigu dalam memberikan penjelasan
‎secara komprehensif.

‎“jadi tidak perlu menimbulkan pulemik baru fokus saja menyiapkan laporan arus kasnya atas pinjaman tersebut” ungkap Efril.

‎‎‎“Ya kalau menurut dokumen kita di DPRD termasuk dipimpinan itu tidak pernah menandatangani terkait kesepakatan itu,” sambung Efril.

‎‎Lebih lanjut, Efril menjelaskan bahwa, Tim Anggaran Pemerintah (TAPD) Pemerintah Kota Metro bersama Badan Anggaran (Banggar) pernah melakukan rapat bersama, akan tetapi prihal pembahasan bukan terkait pinjaman 20 m dalam diskusi rapat ada pembahasan opsi pinjaman bagian dinàmika rapat.

‎“Kalau TAPD menyampaikan dan memaparkan terkait opsi pinjaman Bank Lampung Rp 20 Milliar itu benar, tetapi rapat itu bukan spesefik membahas pinjaman Namun, prihal pembahasan terkait evaluasi APBD 2026 dari Provinsi,” jelasnya.

‎‎Efril menambahkan, Hasil pertemuan antara Eksekutif dan Legislatif hari rabu kemaren masih menunggu informasi dari TAPD terkait data rincian penggunaan pinjaman Bank Lampung RP 20 Milliar.

‎‎“Kemarin pertemuan antara Walikota dan Pimpinan, Komisi serta Ketua -Ketua Fraksi, ya kita tetap menunggu data dari TAPD terkait dengan rincian teknis penggunaannya dan skema pembayaranya pergeseran dari mana” terangnya.

‎“pinjaman Rp 20 Milliar itu bergesr kemana, skema pembayaran seperti apa, setelah data di kirim ke DPRD akan kita akan bahas TAPD bersama Banang DPRD. Tentunya hal ini sesuai jadwal yang masuk didalam Bamus DPRD,” tuturnya. (*)

Share

Tinggalkan Balasan

id_IDBahasa Indonesia