Ini Penyebab Ketegangan Rapat Paripurna

Ini Penyebab Ketegangan Rapat Paripurna

Yakusanews.com

METRO — Sekertaris Fraksi Partai Demokrat Amrulloh SH. MH, memberikan penjelasan terkait adanya ketegangan yang terjadi antara dirinya dengan Walikota Metro saat Rapat paripurna yang berlangsung kemarin, senin (22/11/2021).

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan bahwa interupsi yang dilakukannya tersebut. Terkait tidak seriusnya Pemkot Metro dalam menindak peredaran tuak yang ada di Kota Metro, dimana sudah mulai menjurus kearah prostitusi.

“Seperti pasar tejoagung, proses penyegelan yang dilakukan cukup lama. Namun, pasca penyegelan, penjualan tuak tetap saja berlangsung dengan menggunakan mobil. Bahkan kini sudah meluas sampai ke lapangan mulyojati, ” katanya, selasa (23/11/2021).

Amrulloh mengaku bahwa beberapa bulan yang lalu pihaknya sudah melakukan hearing.  Bersama sejumlah dinas terkait seperti disporapar dan BPKAD terkait permasalah sejumlah aset yang dimiliki oleh Pemkot Metro.

“Dalam hearing tersebut, ia menyampaikan permasalahan terkait adanya peredaran dan penjualan tuak yang menggunakan aset milik pemkot Metro yakni lapangan mulyojati,” ucapnya.

Selanjutnya Ia meminta kepada dinas disporapar sebagai penanggung jawab aset lapangan mulyojati tersebut. Untuk segera mengambil tindakan, sehingga penjualan tuak dilapangan mulyojati tersebut bisa segera ditangani.

“Namun sampai saat ini, jangankan melakukan tindakan, memikirkan permasalahan ini saja dinas tersebut sepertinya tidak,” terangnya.

Untuk itu dia meminta Pemkot Metro, agar serius dalam menangani permasalahan penjualan tuak maupun peredarannya yang sudah mulai menjurus ke arah prostisusi di bumi sai wawai.

“Jangan sampai nantinya Kota Metro yang terkenal sebagai Kota Pendidikan, akan berubah menjadi Kota Wisata tuak,” tegasnya.

Liputan : Taufan

Share

Tinggalkan Balasan

id_IDBahasa Indonesia