METRO – yakusanews.com, Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Metro bekerjasama dengan Disporapar Kota Metro akan menggelar lomba Pasukan Baris Berbaris (PBB), tingkat SMA /SMK seKota Metro, yang akan di gelar selama dua hari (26 – 27) Oktober, bertempat di (GOR) Kota Metro
Ada 18 peserta dari 9 SMA/SMK se-Kota Metro yang akan ikut ambil bagian dalam perlombaan tersebut, dan akan memperebutkan piala bergilir Walikota Cup,
Untuk mempersiapkan perlombaan PBB tersebut, selasa (22/10/2019), bertempat di ruang rapat Gedung Grand sekuntum, (PD) IWO Kota Metro mengadakan Technical meeting kepada seluruh peserta lomba,
Dalam acara Technical meeting tersebut acara dipandu langsung oleh dua juri yakni Ketua PPI Rachmat Krisna dan anggota Kodim Ranggi Wahandi serta dihadiri Kabid Kepemudaan Disporapar Anang Zainudin,
Selanjutnya dalam technical meeting itu dijelaskan tentang kriteria perlombaan, ada sekitar 30 item gerakan yang harus diperagakan para peserta dalam perlombaan dan akan dinilai nantinya. Sementara timer yang ditentukan dalam lamanya waktu lomba hanya 10 menit.
Ketua PPi Rachmat Krisna mengatakan Jika dalam perlomba nantinya peserta bisa tepat waktu dalam melaksanakan 30 item gerak an tersebut, maka juri akan memberikan tambahan poin 10, dan sebaliknya jika waktunya tak tepat dalam melaksanakan 30 item tersebut maka akan mendapatkan pengurangan poin 5,
Sementara itu Ketua (PD) IWO Kota Metro Zuli Ardiansyah menyatakan saya dan teman – teman (PD) IWO Kota Metro siap untuk mengemban amanah tersebut. Saat ini kita sudah melakukan langkah awal yaitu melakukan technical meeting sekaligus melakukan pengundian nomor urut bagi peserta lomba,
Lanjut kata Zuli ini merupakan bagian untuk mempersiapkan generasi masa depan bangsa yang tangguh, serta untuk melatih diri sebagai pribadi yang disiplin dan mempunyai kepekaan sosial yang tinggi,
“Semoga Melalui ajang ini diharapkan menjadi sarana kompetisi untuk menguji kedisiplinan, konsentrasi, kekompakan, kekuatan fisik dan mental,” terang Zuli
(Taufan)
