yakusanews.com
METRO — Sebanyak 55 kendaraan plat merah milik Pemerintah Kota Metro akan segera dilelang sekitar bulan juli 2025. Pemkot Metro menargetkan raup keuntungan sekitar 1 M lebih dari hasil open biding mobil dinas tersebut.
Sekertaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Aprizal mengatakan bahwa dalam rangka penjualan barang milik daerah, maka harus dilakukan penilaian terlebih dahulu untuk mendapatkan nilai wajar dari KPKNL Kota Metro. Dimana nilai tersebut merupakan limit atau batasan terendah nilai kendaraan yang akan dilelang nantinya.
“Berdasarkan penilaian tersebut, Pemkot Metro diperkirakan bisa meraup keuntungan sekitar 1 M lebih. Karena dalam proses lelang nantinya, angka penawaran tertinggi yang pastinya menang. Sehingga harga kendaraan tersebut bisa jauh dari nilai wajar terendah,” katanya, Selasa (17/06/2025).
Selain itu Ia juga menyampaikan, bahwa proses lelang yang bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Metro ini, merupakan bagian dari upaya Pemkot Metro dalam optimalisasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Lelang ini merupakan salah satu bentuk komitmen dari Walikota dan Wakil Walikota Metro Bambang-Rafieq dalam penataan Barang Milik Daerah (BMD),” ucapnya.
Aprizal juga menerangkan bahwa kebijakan lelang kendaraan dinas tersebut, merupakan salah satu bagian dari strategi pemulihan aset serta efisiensi anggaran pemerintah daerah.
“Ini langkah strategis dari Walikota dan Wakil Walikota Metro untuk menambah pendapatan daerah, sekaligus mengefisiensikan biaya operasional seperti BBM dan perawatan kendaraan,” jelasnya.
Dia juga menjelaskan kalau di hitung sejak bulan April pada saat mobil dinas yang akan dilelang dikumpulkan hingga bulan Desember, Pemkot Metro telah berhasil menekan angka pengeluaran kendaraan sebesar 1,2 M.
“Dimana anggaran yang harus dikeluarkan berupa perawatan dan BBM kendaraan sejak April sampai dengan Desember 2025. sehingga nantinya anggaran yang tidak digunakan tersebut akan ditata kembali,” pungkasnya. (*)
