Puluhan Warga Kota Metro Terjaring Operasi Yustisi Disiplin Masker

Puluhan Warga Kota Metro Terjaring Operasi Yustisi Disiplin Masker

yakusanews.com

METRO – Aparat gabungan yang terdiri atas Satpol PP kota Metro di bantu TNI dan Polri menggelar operasi yustisi penegakkan disiplin protokol kesehatan di Pasar 24 Tejoagung, Kecamatan Metro timur, Selasa, (22/09).

Operasi yustisi tersebut digelar dalam rangka menegakkan Peraturan Walikota Metro (Perwali) Nomor 39 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus corona di kota metro.

Dalam operasi yustisi, petugas gabungan mengecek para pedagang serta pengunjung pasar, jika ditemukan warga yang melanggar protokol kesehatan, maka dikenai sanksi sesuai aturan yang ada.

Camat Metro timur Jonizar arifin mengungkapkan bahwa kegiatan operasi yustisi ini merupakan sesuai instruksi dari satuan gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Metro.

“Operasi ini bertujuan untuk menegakkan perwali Nomor 39 Tahun 2020, tentang protokol kesehatan, operasi ini dimulai dari pencanangan yang sudah dilakukan kemarin,”kata camat metro timur.

Lanjut kata Jonizar operasi yustisi ini akan dilaksanakan setiap hari, dimulai dari pagi hari dan sampai malam hari, dengan sasaran tempat-tempat keramaian yang ada di kecamatan metro timur.

“Operasi ini akan kita lakukan terus menerus hingga dapat menekan perkembangan penambahan covid-19 di Kota Metro,” tambahnya.

Sementara itu kasi penegakan perda Pol-PP Kota metro M. Ali, Sip, didampingi kasi penyelidikan dan penyidikan Pol-PP Marwan Hakim, Sip, mengatakan dalam operasi yustisi tersebut petugas memberikan sanksi kepada 10 warga yg melanggar.

“Kita berhasil temukan 10 warga yang melanggar protokol kesehatan dan pelanggaran di dominasi karena tidak memakai masker,” imbuh kasi penegakan perda.

Ali pun menambahkan Kepada pelanggar protokol kesehatan tersebut dikenakan sanksi dari membersihkan lingkungan pasar seperti menyapu, atau menyanyikan lagu indonesia raya, hingga mengucapkan pancasila secara urutan.

“Masyarakat yg terjaring tidak memakai masker, maka petugas akan mendatanya, sekaligus memberikan sanksi sesuai perwali, dan selanjutnya akan diberikan peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya,”jelas Ali

Sementara itu, Suyati, salah satu pedagang sayuran di pasar 24 Tejoagung mengaku kaget dengan kedatangan petugas gabungan secara tiba-tiba, dirinya menjelaskan bahwa sebagian besar pedagang di pasar tejoagung telah tertib dan memakai masker.

“Kaget tadi, ternyata operasi masker, untuk pedagang di pasar tejoagung sudah tertib, namun kadang masih ada pembeli yang tidak memakai masker,” tuturnya.

Liputan : Taufan

Share

Tinggalkan Balasan

id_IDBahasa Indonesia