(yakusanews) METRO, Polres Kota Metro melaksanakan Press release hasil operasi patuh krakatau 2019 di halaman Mapolres Kota Metro (17/9)
Dalam press release tersebut kapolres kota Metro AKBP Ganda M.H. Saragih Menyampaikan “untuk operasi patuh krakatau 2019 ada sekitar 1.361 pelanggaran yang di dapati anggota di lapangan”Untuk pelanggar yang di berikan tilang berjumlah 1.193, dan untuk yang di berikan teguran berjumlah 168,
ini mengalami kenaikan dari pada tahun 2018, dimana di tahun 2018 jumlah pelanggaran berjumlah 1.203, terdiri dari pelanggar yg di tilang berjumlah 843 dan yang di beri teguran berjumlah 360, maka di tahun 2019 ini ada kenaikan untuk tilang sebesar 350 atau sekitar 42%, sedangkan untuk teguran mengalami penurunan 192 atau 53% “ungkapnya
Untuk jenis kendaraan yang banyak melakukan pelanggaran masih di dominasi kendaraan roda 2, dimana sebanyak 1.007 pelanggar, selanjutnya mobil penumpang sebanyak 105 pelanggar, dan kendaraan barang sebanyak 81 pelanggar.
Dan untuk barang bukti pelanggar yang disita selama operasi krakatau, untuk SIM (249)unit, STNK (861)unit, sedangkan untuk kendaraan berjumlah (83)unit, jadi total berjumlah 1.193
Untuk menurunkan jumlah pelanggar lalulintas di kota metro, maka polres kota metro melalui satuan lalulintas dan steakholder lainya akan terus memberikan himbauan kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara, sehingga dapat menekan angka pelanggar yang terjadi di kota metro
Kapolres juga akan menggelar razia secara rutin di kota metro, untuk melakukan penegakan hukum bagi pelanggar lalulintas, sehingga membuat efek jera, guna mengurangi jumlah pelanggar lalulintas di kota metro “tutupnya. (Taufan)
