(yakusanews) METRO, Walikota Metro Achmad Pairin bersama Wakil Walikota Djohan dan jajarannya melakukan inspeksi mendadak, untuk meninjau pekerjaan proyek pembangunan trotoar di Jalan Raya Stadion, RT 40 RW 09, Kel. Tejo Agung, Kec. Metro Timur (17/9)
“Kita dapat laporan dari warga. Dan pas kita cek, kok seperti asal-asalan. Trotoar itu masih ada yang perlu dibenahi yaitu masalah sedimen, saya minta itu dibenahi lagi,” ujarnya
Ia mengatakan, dinas terkait untuk melakukan evaluasi dalam merencanakan program pembangunan. Pairin juga meminta agar pekerjaan trotoar di RT 40 untuk segera dibenahi. Sehingga tidak terkesan asal-asalan.
“Jadi saya bilang tadi, lain kali menyusun programnya buat parit dulu. Habis buat parit baru buat tutupnya. Jangan buat tutup, baru parit. Nanti kalau misalnya mampet, susah ini. Jadi itu harus dikeruk dulu. Saya minta nanti dikeruk supaya parit itu tetap berfungsi,” ungkapnya
Menurutnya, jika terjadi penyumbatan atau mampet, maka drainase tersebut akan membuat kerugian bagi warga sekitar. Karena bisa menyebabkan banjir dan genangan air. Karenanya, ia minta drainase untuk segera diperbaiki.
Sementara Ketua RT 40 Tunggal Saputro mengaku, ia dan warganya tidak mengetahui seperti apa proses pekerjaan drainase. Warga pada dasarnya senang ada pembangunan, tapi meminta agar dikerjakan dengan benar.
Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kota Metro Basuki kembali mengingatkan perihal perencanaan pembangunan yang matang. Sehingga output yang keluar sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan masyarakat.
“Kita sudah berkali-kali mengingatkan Pemkot soal perencanaan ini. Dan juga meminta Pemkot untuk bertindak tegas terhadap pengerjaan proyek-proyek di wilayah Metro. Agar sesuai dan selesai tepat waktu seperti perencanaan,” imbuhnya
Dengan adanya perencanaan yang matang, maka jika ada pembangunan yang tidak berjalan sesuai rencana akan dengan mudah terdeteksi. Pihaknya juga meminta masyarakat aktif atas pembangunan yang berada di lingkungannya. “tutupnya. (Taufan)
